Kamis, 23 April 2015

Cara Memelihara Ikan Cupang

    Bagi para pembudidaya ikan cupang perlu diperhatikan bagimana cara merawatnya. Perawatan yang benar akan menjadikan ikan cupang menjadi lebih berkualitas. Kualitas yang baik dan unggul juga berpengaruh pada harga ikan cupang di pasaran. Jika anda pembudidaya pemula, anda harus mengerti perawatan ikan cupang seperti apa tidak hanya mengerti bagimana cara membesarkan anak ikan cupang saja.

Berikut ini cara memelihara ikan cupang :
  1. Pilihlah tempat (wadah) yang baik sebagai tempat tinggal ikan cupang. Rumah ikan cupang haruslah sendiri dan jangan dicampur dengan ikan lain maupun dengan ikan cupang lainnya.
  2. Sesuaikan suhu yang cocok bagi kehidupan ikan cupang. Ikan cupang biasa hidup di air dengan suhu antara 24 sampai 27 derajat celcius.
  3. Hidari menambahkan aparel-aparel seperti batu-batuan atau tanaman plastik. Dikhawatirkan akan merusak sirip ikan cupang.
  4. Jangan lupa mengganti air secara berkala.
  5. Berikan makanan yang bergizi secara teratur.
  6. Bersihkan rumah ikan cupang jika sudah kotor.
  7. Latihlah ikan cupang agar menjadi ikan cupang yang anggun. 

Sumber artikel : Wikihow


Cara Membesarkan Anak Ikan Cupang

    Proses pemijahan telah selesai, setelah itu yang harus dilakukan selanjutnya adalah bagimana merawat anakan ikan (burayak) cupang. Pada umur 2-3 hari, burayak tidak perlu diberi makanan karena masih ada cadangan makanan yakni kuning telur dalam tubuhnya. Selanjutnya kita cukup menunggu burayak tumbuh dan berkembang menjadi seekor ikan cupang. 

Hal yang harus dilakukan untuk membesarkan burayak yaitu :
  1. Letakan tanaman air pada wadah burayak. Hal ini berfungsi untuk memberikan sedikit infusoria secara alami.
  2. Saat burayak sudah dapat berenang dengan bebas layaknya ikan cupang berikan belut cuka sebagai makanannya. Estimasi umur burayak 3-4 hari setelah menetas.
  3. Setelah burayak berumur satu minggu berikan kutu air saring. Lanjutkan pemberian makanan ini sampai dua minggu kedepan. Berikan pula tambahan makanan seperti cacing tubifex sp., chironomus sp., ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama.
  4. Pindahkan ke wadah yang lebih besar ketika burayak berumur lima minggu dan berikan porsi makanan yang lebih banyak dari sebelumnya.
  5. Umur tujuh sampai delapan minggu, burayak sudah dapat disortir jantan atau betina.
    Tahap terakhir adalah pemilihan ikan cupang tersebut dan kategorikan berdasarkan tingkatan. Warna, sirip dan bentuk tubuhnya yang bagus akan memiliki nilai jual yang tinggi. Apabila anda mendapatkan ikan cupang yang bernilai tinggi maka lakukanlah perawatan khusus seperti makanan dan kualitas air

Sumber artikel : Sulaiman4fun
Sumber gambar : O-fish forum


Cara Pemijahan Ikan Cupang

    Langkah pertama yang kita lakukan pada saat budidaya ikan cupang adalah pemijahan ikan cupang. Pemijahan bertujuan untuk mengembangbiakan ikan cupang. Pemijahan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencari bibit ikan cupang yang unggul. Apabila ikan cupang menghasilkan bibit yang bagus maka ikan cupang tersebut bernilai tinggi. 

Cara-cara pemijahan ikan cupang berikut ini :

  1. Persiapkan induk ikan cupang jantan dan betina. Kedua induk ikan cupang harus siap kawin dengan ciri-ciri tertentu.
  2. Berikan supplay makanan yang pas sesuai takaran.
  3. Tempatkan jantan dan betina di sebuah wadah.
  4. Proses pemijahan berlangsung 2-3hari

  5. Pada awal proses dalam waktu 2-8 jam induk jantan akan membentuk busa. Busa tersebut adalah tempat yang digunakan ikan cupang untuk berkembangbiak. Jika dalam tempo tersebut induk jantan tidak mengeluarkan gelembung maka pisahkan kedua induk tersebut. Itu menandakan induk jantan belum siap kawin. 

    Induk jantan akan melilitkan tubuhnya ketubuh induk betina dan membentuk huruf U. Telur yang dihasilkan induk betina akan dibuahi oleh induk jantan. Proses tersebut memakan waktu berjam-jam dan berulang-ulang. Proses akan berakhir ketika kedua induk tersebut mulai pisah. Induk jantan terlihat mengusir dan menjaga telur-telur tersebut agar tidak dimakan oleh induk betina.

  6. Angkat dan letakan induk betina ke wadah lain (aquarium atau sejenisnya).
  7. Selama induk jantan menjaga telur-telurnya berikan sedikit makanan ke induk jantan.

  8. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat celcius. Setelah dua hari telur akan terlihat sebesar jarum dan berwarna kehitam-hitaman.

  9. Pindahkan induk jantan ke wadah lain dan biarkan telur menetas dengan sendirinya.

Sumber artikel : Sulaiman4fun
Sumber gambar : Blog bayupermadisasmita


Selasa, 21 April 2015

Ciri-ciri Induk Betina Ikan Cupang Siap Kawin

    Aspek perkawinan dalam ikan cupang adalah langkah awal sistem budidaya ikan cupang. Kita sebagai pembudidaya ikan cupang harus mengerti dan paham dengan kesiapan induk jantan atau betina. Pada kesempatan kali ini saya kan membahas ciri-ciri kesiapan induk betina ikan cupang untuk kawin.

Berikut ini adalah ciri-ciri kesiapan induk betina ikan cupang untuk kawin :
  1. Pemilihan induk ikan cupang minimal berusia 3 - 4 bulan.
  2. Ada bercak putih pada kelaminnya.
  3. Bentuk badan bulat.
  4. Bagian perut agak buncit.
  5. Mempunyai sirip pendek.
  6. Warna kusam.
  7. Gerakan cenderung lambat.
Ketika si induk jantan sudah siap dan si induk betina sudah siap maka proses selanjutnya adalah proses perkawinan antar dua induk.

Sumber artikel :  Master seo 
Sumber gambar : Ica biology


Ciri-ciri Induk Jantan Ikan Cupang Siap Kawin

    Beberapa waktu lalu saya membahas tentang Cara sederhana membudidaya ikan cupang. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas lebih detail tentang penyiapan induk ikan cupang, khususnya induk jantan. Penyiapan induk ikan cupang merupakan langkah awal yang dilakukan ketika akan membudidayakan ikan cupang. Ciri-ciri induk cupang juga harus sesuai dengan prosedur.

Berikut ini adalah ciri-ciri kesiapan induk jantan ikan cupang untuk kawin :
  1. Pemilihan induk ikan cupang minimal berusia 3 - 4 bulan.
  2. Induk jantan mengeluarkan gelembung.
  3. Bentuk badan dan siripnya panjang.
  4. Warna ikan terang dan atraktif.
  5. Gerakan lincah dan agresif.

Ketika si induk jantan sudah mengeluarkan tanda-tanda seperti itu berarti induk jantan siap kawin dengan induk betina.

Sumber artikel :  Master seo 
Sumber gambar : Cara memelihara blog